Pada tahun 2005, PT Sinar Mas Multiartha, Tbk yang merupakan kelompok Sinarmas yang berada di kelompok usaha Financial Services mengamnil alih PT. Bank Shinta Indonesia.
Bank Shinta yang merupakan cikal bakal Bank Sinarmas didirikan tahun 1989 dan memulai operasi di bulan Maret 1990.
Setelah mendapat persetujuan daari Menteri hukum dan Hak Asasi Manusia, maka pada tanggal 20 Desember 2006 berganti nama dari Bank Shinta Indonesia menjadi "Bank Sinarmas".
Selama 2 tahun Bank Sinarmas mengalami pertumbuhan usaha yang sangat menggembirakan dan significant terlihat dari pencapaian total asset, perkembangan jaringan kantor dan pertumbuhan produk baru.
Pada tahun 2005, total Asset Bank Sinarmas sebesar Rp 739 M meningkat menjadi Rp 5,47 Trilyun di Desember 2007 dan saat ini berasset sekitar Rp 7 Trilyun ; jaringan kantor dari 15 kantor cabang menjadi 71 kantor Cabang dan saat ini sekitar 80 kantor cabang.
Sejak 2007, Bank Sinarmas menambah fasilitas Phone Banking, Internet Banking dan ATM. Per Februari 2009, ATM Bank Sinarmas sudah bisa dipergunakan di seluruh jaringan ALTO, ATM Bersama, ATM BCA, Debit BCA, Prima dan Debit Prima.
Selain itu Bank Sinarmas juga sudah menyetor modal sd Rp 500 milyar, sehingga membuat Bank Sinarmas semakin aman dibanding bank lain.